Kepintaran adalah pedang bermata dua
Pada tahun 2075, umat manusia mencapai ambisi terbesar mereka: menjelajahi asteroid untuk menggali sumber daya alam yang melimpah. Di pusat pengembangan teknologi ini, sebuah tim ilmuwan terkemuka dari Amerika Serikat bekerja tanpa henti, berkompetisi dengan negara-negara besar lainnya yang juga berusaha menciptakan pesawat luar angkasa yang mampu menggali material bernilai tinggi dari asteroid. Amerika memimpin dengan pesawat Titanium Harbinger , yang dirancang untuk mengambil sumber daya dari ruang angkasa yang jauh. Namun, ambisi manusia tidak hanya terbatas pada asteroid. Satu peristiwa luar biasa terjadi ketika International Satellite Center (ISC), sebuah stasiun luar angkasa yang berfungsi sebagai pusat pemantauan internasional, menemukan planet yang sangat mirip dengan Bumi. Planet itu bernama Kepler-456, terletak ribuan tahun cahaya dari Bumi, tetapi memiliki tanda-tanda kehidupan. Sebuah harapan baru untuk umat manusia. Para ilmuwan ISC segera melakukan penyelidikan lebi...